logo daerah istimewa yogyakarta

Bagi kami, hubungan dengan relasi begitu berarti

Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta percaya bahwa keberhasilan dibangun melalui sinergi dan hubungan yang harmonis dengan berbagai pihak. Dukungan dan kolaborasi yang terjalin selama ini adalah fondasi utama pencapaian.

Sebagai bentuk apresiasi, kami menghadirkan souvenir ini sebagai tanda penghargaan dan rasa terima kasih yang tulus. Kami berharap kehadirannya dapat meningkatkan kita akan kebersamaan yang terjalin serta memperkuat hubungan baik untuk masa depan yang lebih cerah.

“Kami percaya, souvenir ini membawa kehangatan untuk hubungan yang makin berarti.”

Audio Autoplay dengan Teks

Gunungan Wayang

Gunungan wayang kulit atau kayon menjadi gambaran kehidupan di alam semesta beserta seluruh isinya. Dalam pagelaran pentas wayang, gunungan digunakan untuk mengawali dan mengakhiri cerita.

gunungan wayang
Sumbu filosofi jogja

Sumbu Filosofi Jogja

Sumbu Filosofi menjadi konsep tata ruang Kraton Yogyakarta yang menjadi wujud simbol daur hidup manusia. Simbol tersebut meliputi Panggung Krapyak, Kraton Yogyakarta, dan Tugu Pal Putih.

1. Laut Selatan / Samudra Hindia

Melambangkan alam luas, kekuatan kehidupan, serta titik awal perjalanan manusia. Laut Selatan juga menjadi bagian dari keseimbangan kosmologis antara laut, manusia, dan gunung.

2. Panggung Krapyak

Menjadi titik awal Sumbu Filosofi Yogyakarta dari arah selatan. Secara filosofis, Panggung Krapyak menggambarkan awal kehidupan manusia, mulai dari proses kelahiran hingga tumbuh mengenal dunia.

3. Alun-Alun Kidul

Melambangkan proses pendewasaan manusia dalam menjalani kehidupan. Ruang terbuka ini juga menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan, masyarakat, dan berbagai pilihan hidup.

4. Keraton Yogyakarta

Menjadi pusat tata ruang sekaligus pusat kehidupan budaya Yogyakarta. Keraton melambangkan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sekitarnya.

5. Alun-Alun Utara

Berfungsi sebagai ruang pertemuan antara keraton dan masyarakat. Secara filosofis, kawasan ini menggambarkan kehidupan sosial, pengabdian, tanggung jawab, dan hubungan pemimpin dengan rakyat.

6. Tugu Pal Putih

Menjadi penanda utama Sumbu Filosofi dari arah utara. Tugu Pal Putih melambangkan keteguhan, persatuan antara pemimpin dan rakyat, serta perjalanan manusia dalam mendekatkan diri kepada Tuhan.

7. Gunung Merapi

Melambangkan kekuatan alam, kesuburan, dan sumber kehidupan. Gunung Merapi juga menjadi simbol hubungan manusia dengan Sang Pencipta serta tujuan tertinggi dalam perjalanan spiritual.

Secara keseluruhan, Sumbu Filosofi Yogyakarta menggambarkan perjalanan kehidupan manusia, mulai dari kelahiran, pertumbuhan, kedewasaan, pengabdian, hingga kembali kepada Sang Pencipta.

Batik Kawung

Motif kawung menyimbolkan kekosongan nafsu dan hasrat duniawi sehingga menghasilkan pengendalian diri yang sempurna. Kekosongan membawa seseorang netral dan membiarkan semua berjalan sesuai kehendak alam.

membuat batik kawung
×

Cart